Nusa Barung atau Nusa Barong,
adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah selatan Pulau Jawa. Pulau
ini berada dalam wilayah administratif Kabupaten Jember. Pulau ini merupakan
salah satu pulau terluar Indonesia yang terletak di Samudra Hindia dan berbatasan
langsung dengan Australia.
Penetapan Sebagai Kawasan Konservasi
Nusa Barung merupakan sebuah kawasan cagar alam yang sudah
ditetapkan sejak tahun 1920. Di pulau ini bisa ditemukan beberapa spesies
burung, serangga, dan tumbuhan. Fungsi pokok cagar alam ini adalah sebagai
perlindungan bagi lutung budeng (Trachypithecus auratus) yang terancam punah.
Selain itu, berbagai jenis satwa liar juga terdapat di kawasan Cagar Alam Nusa
Barong ini, diantaranya terdiri dari jenis-jenis mamalia, aves dan reptil.
Jenis Mamalia yang sering dijumpai yaitu Kera (Macaca fascicularis), Babi hutan
(Sus scropa) dan Tupai (Scewius notakas). Jenis-jenis Burung yang ada antara
lain Pecuk ular (Antinga rufa), Kuntul (Egrelta sp), Ibis hitam (Plenadis
falsinallus), Elang (Elanus sp) dan Burung Rangkong (Aceros undulatus)
Tentang Nusa
Barung
Dengan
luas 6.100 hektare dan terletak di Samudera Indonesia, Pulau Cagar Alam Pulau
Nusa Barong kini mulai menarik perhatian wisatawan. Publik masih belum banyak
mengetahui, bahwa Cagar Alam Pulau Nusa Barong adalah cagar alam yang harus
dijaga betul dari intervensi manusia. Di dunia maya, sudah ada blogger amatir
yang menawarkan Cagar Alam Pulau Nusa Barong sebagai destinasi wisata. Ada pula
agensi wisata yang mencoba meminta izin kepada Bidang Konservasi Sumber Daya
Alam Wilayah III Jember untuk menjadikan Cagar Alam Pulau Nusa Barong sebagai
bagian paket wisata. “Kami belum bisa menerima tawaran itu,” kata Kepala Kepala
Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Jember, Jawa Timur, Sunandar
Trigunajasa. BKSDA lebih memperhatikan konservasi daripada profit yang bisa
diambil dari pulau tersebut. Sunadar menjelaskan, Cagar Alam Pulau Nusa Barong
memiliki kekhasan dan keunikan, baik dari sisi flora maupun ekosistem. Ada
empat ekosistem di pulau itu, yakni ekosistem pantai, hutan payau, hutan rawa,
dan hutan hujan dataran rendah.
Jenis
tumbuhan di kawasan Cagar Alam Nusa Barong yang diketahui sebanyak 46 jenis.
Beberapa jenis. Beberapa jenis yang mudah dijumpai diantaranya Endog-endogan (Xanthophyiium
excelsum), Klampok hutan (Eugenia sp), Bogem (brugeura sp), Kalak (Mitrophora
javanica), Laban (Vitex pubesecens), Salakan (Palmae sp).
Kawasan Cagar Alam Nusa Barong ini
memiliki panorama alam berupa pantai pasir putih yang terletak dibagian utara.
Selain keindahannya, keunikan lain yang bisa terlihat di pantai ini adalah saat
Rusa (Cervus timorensis) dan Kera (Macaca Fascicularis) berdatangan untuk
bermain dan mencari siput dan ketam.
Rute
Nusa Barung dapat dijangkau
dengan perahu dari pelabuhan nelayan Puger; pulau ini berjarak sekitar 4,5 km di arah barat daya Puger.
Sementara Puger, yang berada sekitar 35 km di sebelah barat Kota Jember, dapat dicapai dengan menggunakan taksi atau bus
antar kota dari Jember atau Surabaya.
Untuk memasuki Nusa Barung,
diperlukan izin dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, Bidang
KSDA Wilayah III Jember.
Sumber :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar