Rempah Rumah Karya
Architec
: Paulus Mintarga
Lokasi
: Solo
Banguan Rempah Rumah Karya
ini menggunkana sistem Green Building dengan memanfaatkan material bekas
konstruksi pada pembangunananya. Bangunan ini memiliki 4 massa bangunan yaitu
rumah rempah 1, rumah rempah 2, rumah rempah 3 yang masih dalam pembangunan, dan
bangunan servis yang berisi penginapan, dapur dan tempat pemasaran hasil karya.
Analisis Rumah
Rempah 1
Rumah Rempah 1
Sumber : Data Pribadi
Pada bangunan
Rumah Rempah 1 barfungsi sebagai tempat workshop dan kantor pada lantai mezanin
tempat ini juga digunakan sebagai galery mabel, bangunan ini merupakan bangunan
yang didirikan pertama kali di Rumah Rempah karya.
Pada bangunan ini hampir 90% bangunannya menggunakan
material limbah. Baja
bekas profil CNP yang dirangkai menjadi kerangka struktural dua buah bangunan
tanpa mengubah dimensi yang ada bervariasi 1,7 m sampai 2 m sehingga terbentuk
kurva (loop) berwujud organik.
Struktur Bangunan
Sumber : https://bengcumenggugat.wordpress.com/2011/07/24/ketika-manusia-mendengarkan-material-pun-berbicara/
Analisis
Rumah Rempah 2
Rumah Rempah 2
Sumber : Data Pribadi
Pada bangunan Rumah Rempah 2 ini digunakan sebagai tempat
bengkel untuk pembuatan produk, mabel atau furniture. Pada lantai mezanin tidak
beda dengan bangunan Rumah Rempah 1 digunakan sebagai tempat galery mabel dan
kantor, Kedua massa bangunan disusun
berseberangan menghadap ke timur dan barat dengan kolam dan pintu penghubung
pada celah antara sisi panjang kedua bangunan, sementara entrance pada sisi
muka.
Kolam
Sumber
: Data Pribadi
Analisis
Rumah Rempah 3
Rumah Rempah 3
Sumber : Data Pribadi
Pada bangunan Rumah Rempah 3 masih dalam renovasi karena
bangunan ini baru dibuat, pada lantai dasar digunakan sebagai tempat santai
para pegawai. Untuk material lantai pada lantai dasar menggunakan tanah
yang berfungsi mereduksi kelembapan sehingga dapat memberikan rasa nyaman untuk
bersantai didalamnya dan dapat meminimalisir anggaran biaya bangunan. Pada
lantai 2 material lantai menggunakan kaca yang disusun sehingga dapat melihat
kelantai dibawahnya.
Lantai 2 Bangunan Rumah Rempah 3
Sumber : Data Pribadi
Rumah
Rempah 4
Tempat Pemasaran Produk, Dapur dan
Kamar Mandi
Sumber : Data Pribadi
Pada bangunan Rumah Rempah 4 ini digunakan sebagai tempat
penginapan, tempat pemasaran produk, dapur dan kamar mandi, semua hasil karya
yang telah dibuat diletakan di tempat pemasaran produk, semua hasil karya di
Rumah Rempah ini terbuat dari material limbah.
Pada lantai 2 terdapat kamar penginapan untuk pengunjung
yang ingin menginap disini, yang menonjol pada bangunan ini adalah bagian
struktur yang menggunakan limbah bambu dan kayu.
Kamar
Penginapan Struktur
Bambu
Sumber : Data Pribadi Sumber : Data Pribadi
4.1.5 Bangunan Utama
Ruang Komunal
Sumber : Data Pribadi
Bentuk atap kurva
sudah menjadi pilihan dengan menggunakan potongan rangka besi yang
pendek-pendek, lalu dibentuk kurva seperti diatas. Untuk pembuatan struktur ini
membutuhkan eksperimen dan perhitungan dari beragam alternatif desain. Form
follow structure, bentuk bangunan yang kemudian dinamai ‘Rempah Rumah karya’
ini memang mengikuti bentuk struktur yang ada. Atap bangunannya juga berbentuk
kurva yang paling optimal memanfaatkan material yang tersedia.
Rangka besi berbentuk
payung ini digunakan sebagai tempat pot tanaman yang akan merambat kebawah
sehingga dapat menaungi area komunal ini.
Pada area komunal ini
juga terdapat kursi dan meja yang terbuat dari besi dan jaring kawat yang di
bentuk sedemikian rupa sehingga menjadi kursi dan meja.
Kursi Dan Meja
Sumber : Data Pribadi
Penjelasan Material Limbah Yang Digunakan Pada Rumah Rempah
Karya
Penggunaan
Material limbah pada Rumah Rempah 1 dan Rumah Rempah 2
1.
Struktur
Struktur Rumah Rempah
Sumber : https://bengcumenggugat.wordpress.com/2011/07/24/ketika-manusia-mendengarkan-material-pun-berbicara/
Struktur yang digunakan pada Rumah Rempah 1 dan Rumah Rempah
2 adalah batang-batang baja CNP yang disusun sesuai dengan bentuk massa
bangunan dan pada bagian atap diberi jaring kawat sebagai struktur atap. Besi
CNP atau Lipped Channel merupakan salah satu jenis profil besi baja untuk
bangunan konstruksi baja yang biasa digunakan sebagai gording atap dan rangka
untuk dinding cladding. Ukuran standart besi CNP dari pabrik biasa dalam satuan
panjang 6 meter/batang. Biasanya CNP dipasang menggunakan sambungan baut, meski
kadang ada juga konstruksi yang menggunkan sambungan las. Pada konstruksi di
Rumah Rempah ini menggunakan sambungan las.
2. Struktur Atap
Untuk struktur atap menggunakan jaring kawat sebagai
penahan, lalu di atasnya diletakan krepyak (bambu yang diremukan), di
atasnya diletakan kantong-kantong semen yang dipoles aspal atau karpet talang sisa
proyek, lalu yang terakhir ijuk. Kantong semen terbuat dari kertas lalu di
lumuri oleh aspal, kantong semen yang tidak dilumuri dengan baik dapat
mengakibatkan bocor sehingga pelumuran harus dilakukan dengan teliti dan
merata.
Struktur Atap Dari Dalam
Sumber : Data Pribadi
3. Lantai
Bilik
atau Gedhek
Sumber
: Data Pribadi
Tiang-tiang vertikal penopang lantai dan
atap disebut kolom. Tiang-tiang horisontal pemikul lantai dan atap disebut
balok. Lantai satu dan dua ditopang oleh kolom baja CNP, pipa besi dan beton
cor. Batang baja CNP menjadi kekuatan utama pemikul lantai, di atas balok-balok
CNP diletakkan bamboo, di atas bambu adalah styrofoam sheet yang dilapisi jaring
kawat dan beton cor serta bilik (anyaman bambu). Bilik atau gedhek diatau anyaman
bambu digunakan sebagai keramik/karpet lantai. Jaring kawat kembali menjadi
urat dan saraf struktur bangunan ini. Styrofoam sheet dilapisi beton setebal 2
cm untuk dijadikan plat lantai. Semua Plat lantai pada bangunan Rumah Rempah 1
dan Rumah Rempah 2 dibuat tanpa tulangan besi. Pada lantai dasar menggunkan
Kramik Tegel atau Kramik yang digunakan oleh Kraton.
4. Fasad Banguan
Fasad Tampak Depan Rumah Rempah 1
Sumber : Data Pribadi
Pada fasad tampak depan bangunan menggunakan kaca dan
lempengan besi yang di beri frame sehingga terlihat dinamis. Kaca dan lempengan
besi berasal dari limbah lalu di modifikasi seperti Gambar diatas, kaca dan
lempengan besi disangkutkan di jaring kawat, jaring kawat dan tiang besi
menjadi struktur dari dinding bangunan ini. Penggunaan kaca berfungsi sebagai
perantara untuk cahaya masuk.
Lempengan Besi
Sumber : Data Pribadi
Tampak Samping Rumah Rempah 1
Sumber : Data Pribadi
Pada fasad tampak samping bangunan Rumah Rempah 1 menggunakan krepyak (bambu yang sudah
diremukkan) yang di beri frame dari besi, dan diberi kaca sebagai sumber cahya.
Semua material fasad pada bangunan ini diikat pada jaring kawat dan tiang besi
dibelakangnya.
Tampak Belakang Rumah Rempah 1
Sumber : Data Pribadi
Material sisa potongan kayu, kaca yang diberi frame dan
lempengan besi digunakan sebagai fasad belakang, sisa potongan kayu di ikat
pada kawat dibelakangnya, sisa potongan kayu lebih dominan pada fasad bagian
belakang bangunan. Cara penyusunan potongan kayu diletakan secara acak sehingga
bangunan ini terlihat dinamis.
Tampak Depan Rumah Rempah 2
Sumber : Data pribadi
Tampak depan fasad Rumah Rempah 2 penggunaan materialnya
tidak jauh beda dengan Rumah Rempah 1 hanya saja beda model peletakan material.
Untuk fasad tampak depan diberi kaca, lempengan besi yang sudah di beri frame
dan sisa potongan kayu, untuk pemasangannya tidak jauh beda dengan Ruamh Remaph
1 dengan mengikat pada jaring kawat yang struktur utama pada dinding.
Fasad Tampak Samping Rumah rempah 2
Sumber : Data Pribadi
Pada fasad tampak samping material yang digunakan adalah
sisa potongan kayu yang diikatkan pada jaring kawat. Disini juga terdapat kaca
sebagai sumber cahaya.
5. Furniture Bangunan
Furniture Tempat Duduk
Sumber : Data Pribadi
Tidak hanya struktur dan material fasad saja yang
menggunakan limbah, bagian furniture bangunan ini juga menggunakan material
limbah, seperti tempat duduk ini yang terbuat dari tempat cat yang sudah tidak
terpakai. Lalu tutup cat digunakan sebagai alas dari tempat duduk ini dan
diberi warna.
Funiture
Sumber : Data Pribadi
Karena bangunan Rumah Rempah ini juga berfungsi sebagai
tempat karya mabel yang terbuat dari limbah bekas maka banyak karya mebel yang
dipajang didalam bangunan ini. Mabel mabel ini terbuat dari limbah bekas lalu
didesain sehingga menjadi barang yang memiliki karya yang bernilai tinggi.
Tangga
Sumber : Data pribadi
Tangga sebagai penghubung lantai dasar ke lantai atas juga
menggunakan batang besi CNP lalu sambungannya menggunakan las. Hampir 90 %
bangunan Rumah Rempah ini menggunakan material limbah sehingga bangunan ini
dapat menghemat anggaran biaya dan ramah lingkungan.
6. Struktur Area Komunal
Struktur Area Komunal
Sumber : Data Pribadi
Struktur yang berbentuk kurva ini terbuat dari material
batang baja CNP lalu di beri pot tanaman rambat, sehingga terlihat seperti
pohon. Pot-pot tanaman ini diletakan pada jaring kawat. Pot-pot tanaman ini
juga berfungsi sebagai penangkal sinar matahari langsung.
Pot Tanaman
Sumber : Data Pribadi































